Hari Jadi Purwakarta

Bantuan Korban Banjir di Pamanukan Subang dari DKM Mesjid Al-Ikhlas Purwakarta

  • Bagikan
Bantuan dari jamaah dan pengurus DKM Mesjid Al-Ikhlas Perum Bumi Hegar Asih Cimaung Kecamatan Purwakarta untuk korban banjir di Pamanukan Kabupaten Subang Jawa Barat diserhkan oleh ketua DKM mesjid Al-Ikhlas, Ust. Babang
Bantuan dari jamaah dan pengurus DKM Mesjid Al-Ikhlas Perum Bumi Hegar Asih Cimaung Kecamatan Purwakarta untuk korban banjir di Pamanukan Kabupaten Subang Jawa Barat diserhkan oleh ketua DKM mesjid Al-Ikhlas, Ust. Babang

TrendPurwakarta.com – Korban banjir akibat guyuran hujan terus menerus beberapa waktu lalu yang melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Subang Jawa Barat telah mendapat perhatian masyarakat luas. Bantuan pun datang dari berbagai pihak termasuk dari wakil presiden RI, Ma’ruf Amin.

Diantara penyalur bantuan itu datang dari pengurus DKM Mesjid Al-Ikhlas Perum Bumi Hegar Asih Cimaung, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Purwakarta, Jawa Barat. Pengurus DKM mesjid Al-Ikhlas terketuk hatinya membantu sesama guna meringkan warga korban banjir di Pamanukan Kabupaten Subang Jawa Barat.

Sasaran bantuan dari DKM mesjid Al-Ikhlas dikirimkan langsung dari pengurus mesjid Al-Ikhlas dan tokoh masyarakat perum Bumi Hegar Asih Cimaung Kecamatan Purwakarta diberikan kepada korban banjir didaerah Kampung Baru, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, beberapa hari lalu.

Seorang tokoh masyarakat perum Bumi Hegar Asih, H. Acep Ruswan, M.Pd ditemui trendpurwakarta.com di kediamannya, Minggu (28/2) mengatakan, bantuan dari pengurus mesjid Al-Ikhlas itu berupa sembako dan pakaian. “Kurang lebih ada 100 paket sembako dan pakaian dikirimkan ke sana langsung oleh pengurus mesjid Al-Ikhlas,”kata H. Acep Ruswan. “Langsung diterima oleh warga setempat yang menyerahkan ketua DKM mesjid Al-Ikhlas Ust. Babang dan diterima langsung oleh perwakilan dari warga terdampak korban banjir. Sedangkan H. Yoyo sebagai koordinator penerima dari jamaah yang menyumbang melalui DKM mesjid Al-Ikhlas,”kata H. Acep Ruswan yang juga dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta itu. (jainul abidin)

  • Bagikan