Manajemen PT Metro disinyalir Tutup-tutupi Kejadian Cluster Covid-19, Ada Apa?

  • Bagikan
karyawan pabrik yang hendak masuk kerja disebuah perusahaan
karyawan pabrik yang hendak masuk kerja disebuah perusahaan

TrendPurwakarta.com – Cluster baru penyebaran Covid-19 terjadi di PT Metro Pearl Indonesia. Belasan karyawannya dinyatakan terjangkit virus corona, beberapa dirawat, sebagian melakukan isolasi secara mandiri.

Namun, terkesan menutupi kejadian tersebut. Pihak manajemen perusahaan yang berlokasi di Jalan Pramuka, Desa Bunder Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta itu enggan memberikan keterangan secara resmi.

Padahal, Surat Edaran Menperin Nomor 4 tahun 2000 tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat akibat Pandemi Covid-19 mengisyaratkan jika ada perusahaan yang tidak melaporkan karyawannya yang terpapar Covid-19 hingga menyebabkan terjadi lonjakan orang yang postif corona bisa dikenai sanksi. Sanksi terberat adalah pencabutan izin operasional, hingga pandemi Covid-19 reda.

PT Metro

Sementara, Kepala Puskesmas Kecamatan Jatiluhur, Yayan Sopyan mengatakan, sebelumnya telah menerima laporan bahwa puluhan karyawan di PT Metro, terpapar Covid-19. Lalu, pihaknya bersama, camat dan gugus tugas dari Kecamatan Jatiluhur mengklarifikasi kejadian tersebut kepada pihak perusahaan.

“Diperoleh keterangan dari tim covid-19 perusahaan, terdapat 14 karyawan yang dinyatakan positif covid-19, dua orang diantaranya dirawat dan sisanya melakukan isolasi. Dilaporkan juga, satu orang sudah dinyatakan sembuh. Dari ke-14 orang tersebut, hanya satu orang yang berdomisili di kecamatan jatiluhur,”kata Yayan, Kamis (18/3).

Saat naskah ini ditulis, dikabarkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Purwakarta tengah menuju lokasi perusahaan untuk mengklarifikasi kejadian tersebut. (007)

  • Bagikan