Tunjab Kepsek SDN Tak Sebanding Dengan Risiko Hukum dan Beban Kerja

  • Bagikan
Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta, Jawa Bara

oleh: Jainul Abidin

Tetap patuhi protokol kesehatan 3 M ya bos. 1. Mencuci tangan pakai sabun, 2. Mamakai masker, 3. Menjaga jarak. Semoga hari ini pembaca diberi kesehatan keberkahan oleh Tuhan YME. Aamiiin.

Menarik juga ya membahas jabatan Kepala Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat yang Istimewa ini. Agar tidak salah persepsi dan kontra produktif bahwa penulis mengemukakan fenomena gunung es ini guna perbaikan pendidikan dimasa datang. Tidak lebih.

Sebab, ditangan pemimpinlah maju mundurnya pendidikan. Seorang Kepala Sekolah sebenarnya hanya seorang guru yang diberi tugas tambahan. Itu kata para kepsek kepada penulis.

Seharusnya tugas tambahan tidak lebih berat dari tugas pokok. Tapi prakteknya, tugas tambahan itu tidak hanya lebih berat dari tugas pokok, juga berimplikasi pada resiko hukum dan ujung tombok.

Sebab, seorang Kepala Sekolah (dari tingkatan pendidikan formal terendah sekalipun sampai wajar 12 tahun (Kepsek TK, SD, SMP dan SLTA)) diberi beban menjadi seorang manajer. Ya. M A N A J E R !

Sejatinya seorang pemegang jabatan manajer kesejahteraan finansialnya tercukupi dan mungkin lebih sejahtera penghasilannya dari penghasilan tugas pokoknya. Karena sebagai manajer, seorang Kepsek diberi kewenangan mengelola operasional keuangan yang masuk dan keluar. Namanya juga manajer, yak an ?

Penulis ingin berbagi informasi dan pendapat. Menurut pembaca berapa kisaran tunjangan jabatan seorang Kepala Sekolah SD Negeri diluar gaji guru yang melekat dan tunjangan sertifikasi?

Nih infonya; Tunjangan jabatan seorang Kepala Sekolah di SD Negeri kisaran Rp.650 ribu hingga 750 ribu rupiah saja sebulan. “Jelas tidak setara dengan risiko hukum dan beban kerja dengan tugas tambahan sebagai seorang Kepala Sekolah, iya kan pak,”kata sang Kepsek minta penguatan. Layak kah ?

Kabar terakhir, anggota Komisi IV DPRD Purwakarta yang membidangi pendidikan, akan meminta penjelasan kepada pejabat berwenang soal berbagai persoalan yang muncul di Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta.

“Terima kasih infonya Bang…INSYA ALLAH secepatnya kami koordinasikan ke Disdik…???, ,”kata seorang anggota DPRD Purwakarta di komisi IV, melalui saluran WA. Smoga lancar ya guys (Bersambung)

*penulis adalah wartawan

  • Bagikan