Muhammad Bayu Penderita Gizi Buruk Kondisi Tubuhnya Semakin Kurus Butuh Bantuan Segera

  • Bagikan
Muhammad Bayu Penderita Gizi Buruk
Bayu, penderita gizi buruk butuh bantuan segera

TrendPurwakarta.com, Cianjur – Muhammad Bayu bayi berusia 20 bulan anak ke 4 dari 4 bersaudara anak pasangan dari Ahmidin (39) dengan Alissa (31) warga Kampung Simpang Tilu RT 02/03, Desa Tanjungsari Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, telah lama menderita gizi buruk dan tiap bulan kondisi tubuhnya menurun drastis hingga terlihat kurus.

Ibunda Muhammad Bayu menjelaskan, mulanya Muhammad Bayu dilahirkan secara normal layaknya melahirkan bayi sebelumnya, namun sekitar di usia 13 bulan Bayu sering sakit sakitan hingga dibawa berobat ke Puskesmas, ke Rumah Sakit Pagelaran dan terakhir ke RSUD Cianjur yang saat itu dirawat selama 20 hari.

Saat itu dr RSUD Cianjur menyatakan bahwa Muhammad Bayu mengidap penyakit konplikasi, diantaranya gizi buruk marasik, lambung, paru-paru dan tipus, kalau mengenai penyakitnya semuanya tidak tahu, harus bagaimana dan obat apa saja yang harus diberikan.

Yang menyedihkan, hingga kini Bayu yang sudah berusia 20 bulan bukannya sembuh malah tiap bulan kondisinya menurun, padahal makannya rampus, makanan apapun dimakannya dengan lahap, ucap sang Ibu.

Ia meneruskan, kalau untuk dibawa lagi berobat kerumah sakit, rupanya tidak mungkin karena faktor biaya, tidak memiliki banyak uang, sebab usaha yang dimiliki dia dan suaminya hanya sebagai usaha tani dan serabutan.

Selain itu, pihaknya mengaku tidak memiliki kartu sehat apapun dan tidak mendapatkan bantuan sosial, setri PKH, BPNT, BST, kecuali bagian dari Desa senilai Rp. 300 ribu perbulan.

Dan seandainya ada yang peduli untuk mengobati anaknya, ia bersedia untuk membawa anaknya ke Rumah sakit, tambahnya.

Selain itu Kepala Desa Tanjungsari Juanda (56) menambahkan, memang benar adanya bahwa Muhammad Bayu menderita penyakit Gizi buruk yang pertumbuhan badannya terus mengecil.

Padahal pihak Desa pernah memberikan surat tidak mampu untuk berobat ke Puskesmas dan Rumah sakit, ucapnya.

“Kalau mengenai Bantuan Sosial emang benar tidak memilikinya, tapi Bantuan Sosial dari desa dari anggaran Dana Desa (DD) tiap bulannya menerima senilai Rp. 300 ribu,”pungkasnya. (009)

  • Bagikan