Kisah Dibuang Sayang; Tukang Kurupuk Dorokdok Tak Mengenal Pembelinya Petinggi BKPSDM

  • Bagikan
Kepala BKPSDM dan tukang kurupuk dorokdok

TrendPurwakarta.com – Kesahajaan seorang pedagang kurupuk dorokdok keliling mungkin tidak berfikir lebih jauh siapa yang bakal ditemui dan siapa pembelinya. Saat itu, Jumat (22/01/2021), sang pedagang yang mengaku bernama abah Jajat berusian 67 tahun warga Kecamatan Purwakarta memasuki halaman kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan  Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta, di Jl, Veteran.

Tanpa diduga abah Jajat dipanggil orang nomor satu di BKPSDM, H. Asep Supriatna,”Dagang naon bah,”tanya Kepala BKPSDM kepada abah Jajat.

“Kurupuk dorokdok, dibungkus cantik siga neng ieu tah,”jawab abah Jajat  malah mengomentari kecantikan seorang pegawai BKPSDM sambil menunjuk pegawai BKPSDM yang kebetulan lewat disampingnya.

Padahal, kalau mengamati kemasan dagangannya tidak secantik dan sebagus yang dikatakan, hanya isinya memang lebih banyak ketimbang kurupuk kemasan plastik yang sering kita lihat diwarung maupun pedagang keliling, karena dagangan abah Jajat dibungkus pelastik besar dan panjang. “Sabaraha ieu hargana,”tanya Kepala BKPSDM.

Entah berapa harga yang ditawarkan abah Jajat kepada Kepala BKPSDM, karena wartawan TrendPurwakarta.com saat itu agak jauh dari perbincangan antara pedagang kurupuk dorokdok dengan Kepala BKPSDM.

Namun jika melihat dari yang dipegang Kepala BKPSDM ada dua bungkus kurupuk dorokdok, “Yeuh abah artosna, Langkung na kanggo abah,”kata H. Asep Supriatna menyerahkan selembar uang seratus ribu rupiah.

Sebagaimana layaknya pedagang kecil keliling tak menyangka dua bungkus kurupuk dagangannya dihargai seratus ribu, “Hatur Nuhun Bapak. Sing seueur rizkina, sing sehat,”kata abah Jajat sambil merangkapkan kedua telapak tangannya. Terlihat wajah abah Jajat demikian gembira.

  • Bagikan