Mana Yang Lebih Berkuasa Kekuatan De Jure atau De Facto ?

  • Bagikan
jainul abidin, wartawan

*Oleh: Jainul Abidin

Apa khabar pembaca media online TrendPurwakarta.com yang terhormat. Semoga selalu dalam kondisi sehat jasmani dan rohani ya dan selalu di berkahi Tuhan Yang Maha Esa.  Aamiiin.

Penulis ingin coba ‘mengguar’ mengapa ada kekuatan de jure dan de facto. Apa implikasinya jika benar ada. Bagaimana jalannya pemerintahan disuatu tempat. Apakah lebih baik atau lebih buruk dan langkah apa yang harus dikedepankan?

Pembaca mungkin pernah mendengar ungkapan begini; kenapa kekuasaan de jure (sah menurut hukum formal yang berlaku di suatu negara atau tempat-red) terkadang kalah atau terbelenggu oleh kekuasaan de facto, atau paling tidak pemegang kekuasaa de jure gamang memutuskan kebijakannya ketika ada intervensi dari kekuataan de facto.

Penulis coba mengutip tulisan dari salah satu situs online bahwa pengakuan de jure adalah pengakuan yang diberikan suatu negara atas kedaulatan negara lain dengan melakukan deklarasi bahwa negara atau pemerintahan tersebut sah berdiri dan pengakuan diberikan berdasarkan hukum internasional yang berlaku.

Sementara pengakuan de facto hanya sebatas pengakuan fakta adanya negara tersebut atau kenyataan bahwa wilayah tersebut diakui oleh suatu negara.

Pertanyaannya, apakah ada dilevel pemerintahan setingkat Kabupaten terjadi kekuasaan atau kekuatan de jure dan de facto ? (bersambung)

*penulis adalah wartawan

  • Bagikan