Soal Interpelasi: DPRD Karawang Jangan Cuma Omong Doang!

  • Bagikan
Kantor DPRD Kabupaten Karawang
Kantor DPRD Kabupaten Karawang

TRENDPURWAKARTA.COM – Karawang, Anggota DPRD Kabupaten Karawang, Jawa Barat pernah melontarkan akan melakukan interpelasi penggunaan anggaran dana covid-19. Namun kenyataanya hingga kini interpelasi itu tak kunjung dilaksanakan sehingga membuat sejumlah masyarakat bertanya-tanya ada apa gerangan dan kenapa kok belum kedengaran lagi suara wakil rakyat yang sohor dengan lumbung padinya Jawa Barat itu ?

“Entah kenapa sudah lebih dari satu bulan anggota DPRD Karawang pernah melontarkan akan melakukan interpelasi (salah satu hak anggota DPRD-red). Sebaiknya anggota DPRD Karawang jangan cuma omong doang. Buktikan statemen yang sudah dipublish agar kepercayaan masyarakat tidak hilang kepada anggota dewan,”ujar Asep Agustian SH, MH – yang akrab disapa Asep Kuncir – melalui pesan WhatsApp yang diterima ¬†TRENDPURWAKARTA.COM, Selasa (14/7/2020).

Menurut Asep Agustian, yang juga salah seorang praktisi hukum paling sohor di Kabupaten Karawang ini, interpelasi anggaran covid-19 yang pernah diwacanakan dan digaungkan melalui media ternyata hingga kini interpelasi itu belum juga dilakukan oleh wakil rakyat yang duduk di DPRD setempat.

“Saya minta kepada para anggota DPRD Kabupaten Karawang yang merupakan presentasi sebagai¬† wakil rakyat di Kabupaten Karawang ini kalau bicara jangan asal meledug. Jangan asal omdo (omong doang). Kalau mau mengeluarkan statemen itu tolong dipikirkan dulu, apalagi ini menyangkut kepentingan masyarakat yang tengah dilanda kegalauan menghadapi pandemi covid-19 ini” kata Askun sewot.

Dikatakan Askun, kalaupun ada anggaran dana civid-19 yang diduga diselewengkan tinggal serahkan ke penegak hukum. Sebab, bila ada penyelewengan dana tentunya merugikan uang negara. Apalagi anggaran covid-19. Soal benar atau tidaknya ada anggaran yang di senyelewengkan itu bagian tugasnya aparatur penegak hukum. Kalaupun memang ada kesalahan ya silahkan laporkan saja kan biar menjadi jelas, clean and clear,”saran Askun.

Pada akhirnya, Askun mempertanyakan nyali atau keberanian para wakil rakyat disana, apakah berani memanggil penegak hukum yang juga ada di dalam satgas percepatan penanganan covid-19 atau sebaliknya.

“Pertanyaan saya, berani gak anggota dewan itu memanggil untuk interpelasi bersama-sama seluruh yang terlibat didalam gugus tugas itu dipanggil, sok duduk bersama biar menjadi jelas. Jadi jangan sekedar tandatangan diposting, tandatangan posting di medsos. Bukan seperti itu tupoksi dewan. Gunakan hak yang melekat pada setiap anggota dewan sebagaimana diatur dalam perundang-undangan,”ungkapnya.

Askun melanjutkan, dirinya selaku rakyat Karawang ingin tahu kejelasan keberanian daripada anggota dewan ini yang konon katanya memaksa ingin interpelasi. Sekarang buktikan dengan cara itu, Silahkan. Karena disitu keterlibatan gugus tugas percepatan penanggulangan covid-19 selain Bupati, ada Kejari, ada Kapolres, ada Dandim dan ada unsur instrumen lainnya. kata Asep Agustian, SH.,MH. (001)

  • Bagikan