Sementara itu, Penjabat (Pj.) Bupati Purwakarta, Benni Irwan, menyampaikan terima kasih kepada Menteri Perindustrian beserta seluruh jajaran atas pendirian Indonesia Manufacturing Center di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.
Menurut Pj. Bupati Purwakarta, Benni Irwan, Kecamatan Plered merupakan lokasi sentra industri keramik yang produknya telah menjadi komoditas ekspor per bulan. Benni meyakini kehadiran pusat manufaktur Indonesia ini akan mampu lebih mendorong pengembangan produksi dan inovasi industri keramik di Kecamatan Pleret dan industri-industri lainnya di wilayah Kabupaten Purwakarta.
“Keberadaan Indonesia Manufacturing Center ini tidak hanya akan memberikan dampak positif bagi sektor industri, namun juga akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat di sekitarnya” kata Benni Irwan.
Benni juga mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi atas kebijakan Kementerian Perindustrian yang telah menerapkan pendekatan yang ramah lingkungan dalam pembangunan Indonesia Manufacturing Center ini sehingga memperoleh sertifikat bangunan gedung hijau kategori utama. Karena ini satu-satunya bangunan yang memperoleh sertifikat bangunan gedung hijau utama di wilayah Kabupaten Purwakarta.
“Semoga bisa menjadi contoh bagi instansi atau perusahaan lain untuk menerapkannya. Bagi Kabupaten Purwakarta, saya yakin Kabupaten ini yang pertama yang melaksanakan hasil dari kesepakatan bersama kesepakatan bersama antara Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, dan Kementerian ESDM,” ujar Benni.
Benni Irwan mengungkapkan, Indonesia Manufacturing Center ini segera dapat beroperasi dengan semangat kolaborasi pentahelik yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia industri, perguruan tinggi, lembaga riset, dan masyarakat.
“Kami Pemerintah Kabupaten Purwakarta siap memberikan dukungan dan ikut serta dalam kerjasama membangun industri sebagai salah satu pilot utama perekonomian nasional,” kata Benni Irwan. (jainul abidin/hms)