Catat Nih Janji Partai Pendukung dan Janji Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian

Calon Bupati Purwakarta 2024-2029 Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian pada deklarasinya, Minggu malam 18 Agustus 2024

 TrendPurwakarta.com – Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat priode 2024- 2029 Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian, mendelarasikan pencalonannya. Acaranya digelar dilapangan sepak Bola GTR Kecamatan Bungursari, Minggu malam 18 Agustus 2024.

Partai pendukung yang sudah merekomendasi pasangan Yadi-Pipin partai NASDEM (7 kursi), partai PKS (5 kursi) dan dikhabarkan bakal menyusul dukungannya partai PKB (5 kursi) dan PAN (1 kuris) di DPRD Purwakarta.

Berikut Janji dan harapan partai pengusung calon Bupati-Wakil Bupati yang di usungnya pada acara deklarasi tadi malam;

Ketua DPC PKB Kabupaten Purwakarta, Sona Maulida Roemardhie; pada sambutannya tadi malam, pilihannya jatuh ke Yadi-Pipin, PKB ingin mencari pemimpin yang lebih baik. “Sosok Yadi yang bisa membawa purwakarta kearah yang lebih baik,”kata Sona.

“Kita menginginkan perubahan kearah yang lebih baik. Mudah2an malam ini jadi awal bagi kita meniatkan bahwa Purwakarta harus menjadi lebih baik. Dan kang Yadi bisa menjadi panutan dan menjadi pemimpin agar beliau bisa membawa kita kepada kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran. Semoga yadi diistiqomahkan dalam perjuangannya,”katanya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Purwakarta, Ir. H. Moch. Arief Kurniawan, MM; pingin purwakarta berubah. Kesehatan gratis, BPJS diputihkan, dan mengnajak masyarakat Purwakarta memilih pasangan Yadi Rusmayadi dan Pipin Sopian. “Malam ini dilapangan ini denyut nadi berhenti dari ujung sampai ujung jalanan macet demi menyaksikan calon Bupati dan Wakil Bupati putra terbaik purwakarta,”kata kang Askur sapaan ketua Fraksi PKS di DPRD Purwakarta itu.

Menurutnya, selama ini belum ada dalam sejarah Purwakarta ada calon bupati dan wakil bupati yang memiliki latar belakang sehebat mereka. “Pendidikannya bagus, pengalamannya bagus, dan wajahnya juga bagus. Ganteng. Pilih yang ganteng nanti ya. Sampaikan kepada masyarakat bahwa ada putra terbaik purwakarta yang akan memberikan kesejahteraan, keadilan, kesehatan gratis, pendidikan gratis. Setuju…Insya Alloh beliau bisa mewujudkannya. Kenapa ? Karena pak Yadi ini di Jakarta pengalamannya yang sudah mendunia, apalagi cuma kota purwakarta yang kecil ini, insya alloh bakal diurus beliau dengan baik,”kata kang Askur.

Ketua DPD partai NASDEM Lutfi Bamala; “Bismilah dari sini kita tebarkan kemenangan sampaikan kepada seluruh keluarga besar kita bahwa ada putra daerah terbaik yang akan memipin Purwakarta ke depan menjadi lebih baik. Mudah2an perjuangan kita Purwakarta menjadi baik dan lebih baik lagi. Insya alloh kedepan Purwakarta jadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Aamiiin,”kata calon Wakil Ketua II DPRD Purwakarta yang juga mejabat Ketua DPD partai NASDEM Kabupaten Purwakarta.

Ketua DPD PAN Kabupaten Purwakarta, H. Aming; mempromisikan calon bupati – wakil bupati yang diusungnya merupakan asli putra purwakarta. “Kang Yadi putra Cibungur, kang Pipin Sopian putra Cikaobandung,”kata Aming yang menjabat Ketua PAN Kabupaten Purwakarta.

Sementara pada sambutannya, calon Bupati Purwakarta Yadi Rusmayadi merasa bersyukur dirinya dan psangannya, telah mendapat tiket pendapataran ke KPU tanggal 27 Agustus 2024 nanti ke KPU dari partai NASDEM dan PKS. “Alhamdulillah kami telah menerima B1 KWK dari partai NAsdem dan PKS. Insya Alloh menyusul dari PKB dan PAN,”ujarnya Yadi Rusmayadi

Yadi punya tagline Purwakarta Ngahiji. “Kita punya tag line Purwakarta ngahiji, ingin mempersatukan seluruh masyarakat Purwakarta dan komponen masyarakat Purwakarta yang punya tanggungjawab kepada perubahan dan kemajuan purwakarta untuk bergabung ngahiji Bersama kami,”harapnya.

Yadi juga telah mengidentifikasi tugasnya kelak bila terpilih yang harus dikerjakan. “Kita sekarang di Purwakarta masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus diselesaikan. Yang pertama tentu orang Purwakarta butuh lapangan kerja hari ini. Pabrik di kita banyak pengangguaran juga banyak, ini yang jadi malasah, kita harus memperhatikan rakyat. Jangan sampai pimpinan daerah lepas tangan terhadap rakyatnya. Banyak pabrik tapi banyak pengangguran,”katanya.