DPRD Purwakarta terima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Magetan Jatim

  • Bagikan
DPRD Magetan Jawa Timur
Rombongan Anggota DPRD Magetan Jawa Timur saat berkunjung ke DPRD Purwakarta, Jawa Barat

Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, H. Yayan Suryanto, S.Sos., M.Si, menerima kunjungan kerja sebanyak 27 orang anggota DPRD Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Rombongan tamu dari DPRD Kabupaten Magetan itu dipimpin Wakil Ketua DPRD, Suratman.

Turut mendampingi Kabag Fasilitasi Setwan Purwakarta antara lain, Kadis Pendidikan, H. Purwanto dan Sekdis Pangan dan Pertanian Purwakarta, Srijaya Midan.

Kabag Yayan menyampaikan permohonan maaf, karena Pimpinan dan anggota DPRD Purwakarta, saat ini tengah melakukan kunjungan kerja ke luar kota. Namun, pihaknya menghadirkan dinas terkait, agar dapat memberikan informasi yang dibutuhkan anggota Komisi A dan B DPRD dari Magetan.

“Hanya saja, Bagian Hukum Setda Purwakarta berhalangan hadir, sebab ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan,”terangnya.

Menyinggung tentang masalah lahan pertanian pangan berkelanjutan di Purwakarta, Sekdis Pertanian Purwakarta, Srijaya Midan menerangkan, Purwakarta tergolong kabupaten yang sangat konsen menjaga lahan pertanian dari alih fungsi lahan.

“Sejak tahun 2018 Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika telah menginsruksikan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), untuk menghentikan mengeluarkan rekomendasi perizinan lokasi dan lain sebagainya kepada pengusaha atau pengembang yang bermaksud membangun kawasan perumahan dilahan persawahan produktif,”jelasnya.

Ia melanjutkan, Kementerian Pertanian melalui Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (DSP) mengapresiasi Keputusan Bupati Purwakarta ini, karena dinilai mampu menjaga lahan pertanian dari alih fungsi lahan.

Sementara, tentang penerapan anak didik di Purwakarta sehubungan diberlakukannya New Normal, Kadis Pendidikan Kabuoaten Purwakarta, Dr. H. Purwanto, M.Pd menjelaskan pihaknya masih menunggu Keputusan dari Mendikbud terkait hal itu.

Adapun pelaksanaan PPDB untuk SMP, kata Purwanto, sebenarnya sudah mulai tahun 2019 diberlakukan PPDB Online, mengacu pada regulasi dari Mendikbud. Untuk daya tampung SMP, lanjutnya, sebenarnya secara umum Purwakarta memenuhi kuota bahkan surplus.

“Namun memang untuk beberapa SMP di kota terjadi persaingan yang lumayan banyak,”jelasnya.

Purwanto menerangkan, untuk pelaksanaan PPDB pada tahun ini, tidak ada titipan dari mana-mana.

“Tahun ini tidak terlalu pusing, karena tidak ada titipan dari pihak manapun, termasuk dari DPRD Purwakarta,”tegasnya, seraya menerangkan beberapa jalur yang diberlakukan, antara lain jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua, jalur prestasi akademik dan non akademik. (003).

  • Bagikan