Seorang Tokoh Masyarakat Purwakarta Merasa Tidak Nyaman Wakil Rakyatnya Ditolak Berkunjung ke Perusahaan

  • Bagikan
Iwan Torana (baju putih)
Iwan Torana (baju putih)

TRENDPURWAKARTA.COM – Patut diapresiasi disaat kredibilitas kinerja anggota dewan masih rendah, ternyata ada kepedulian besar dari masyarakat terhadap para wakilnya di DPRD. Padahal, sering terdengar “caci maki” dan “sumpah serapah” di medsos terhadap para wakil rakyat yang dianggap tidak mampu menampung dan menindaklanjuti aspirasi rakyat.

Sejak pagi buta, terlihat seorang tokoh masyarakat di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat datang sendirian ketempat ngantornya para anggota legislator di Jl. Ir. H. Juanda, Ciganea.

Ada apa gerangan ? “Saya merasa tidak nyaman hati mendengar ada anggota dewan yang nota bene wakil rakyat di tolak ketika menjalankan tugas melakukan sidak ke sebuah perusahaan. Saya mau menanyakan kebenaran informasi itu. Mengapa mereka ditolak pihak perusahaan. Bagaimana sikap anggota dewan. Ini pelecehan lembaga resmi wakil rakyat,”kata sang tokoh masyarakat dimaksud, Iwan Torana dengan nada kesal, saat ditemui trendpurwakarta.com, di Saung Kaasih lingkungan kantor DPRD Purwakarta, hari itu, Senin (8/6/2020), siang.

Lantas apa hasil pertemuan anda dengan mereka ? “Penjelasannya bahwa hari ini (Senin, 8/6/2020) manajemen perusahaan dan pihak terkait seperti Dinas Tenaga Kerja dipanggil oleh mereka (DPRD-red),”jelas Iwan Torana yang akrab disapa Ki Itor.

Apakah anda puas dengan jawaban itu? “Saya agak lega dengan ketegasan mereka, saya akan pantau hasilnya,”tegasnya. Dikatakan Ki Itor, DPRD ini lembaga resmi yang dilindungi undang-undang. Mereka punya tugas secara legal formal dilindungi oleh peraturan dan fungsinya jelas.

  • Bagikan