Sepanjang Jalan Pramuka Jatiluhur Alami Macet Total, Ini Penyebabnya

  • Bagikan
Kemacetan terjadi di sepanjang jalan Industri Ubrug Jatiluhur sore ini, Minggu

TrendPurwakarta.com – Jalan Industri Ubrug Jatiluhur saat ini sedang dalam pengerjaan pengecoran dengan sistem jalan dipergunakan sebelah di duga karena drainase tidak kuat menahan beban kendaraan yang melewat dengan tonase besar yang mengakibatkan jalan mengalami amblas dan hanya bisa di lewati mobil kecil dan sepeda motor.

Jalan yang alami amblas tersebut tepatnya di Depan Rumah Uha ketua RT 02/01 kampung Cikembang Desa Kembang Kuning Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta yang mengakibatkan sepanjang jalan Pramuka Jatiluhur alami kemacetan.

Sekertaris Dinas Bina Marga Dan Pengairan Kabupaten Purwakarta  Yadi Haryadi sedang memantau langsung perbaikan jalan

“Amblasnya jalan di depan rumah terjadi sekitar Pukul 10.00 WIB dan mobil besar tidak bisa melintas di khawatirkan terbalik, Saat ini hanya bisa di lewati kendaraan kecil dan sepeda motor. Berharap segera diperbaiki, jangan sampai ada kecelakaan mobil Truk Tonase besar terbalik menimpa bangunan Rumah Saya “Kata Uha kepada media ini Minggu (6/6/21)

Ditempat Lokasi jalan Amblas Sekertaris Dinas Bina Marga Dan Pengairan Kabupaten Purwakarta Yadi Haryadi kepada media mengatakan, saat ini sedang di carikan solusi terkait ada jalan amblas dan akan segera di kerjakan di pasang besi plat dan di urug menggunakan batu supaya tidak terjadi mobil yang melintas mengalami amblas dan mobil besar bisa lewat dan tidak terjadi kemacetan di sepanjang jalan Pramuka Jatiluhur.

“Saat ini jalan tersebut sedang dalam proses pengerjaan pengecoran oleh penyedia jasa agar jalan yang amblas tersebut bisa segera di lewati” katanya

Dari pantauan media ini kemacetan kendaran besar sepanjang jalan Pramuka Jatiluhur dari perempatan Saman Desa Kembang sampai dengan perempatan Sasak besi Desa Bunder

Sampai berita ini di terbitkan, Minggu sore (6/6/21) Pukul 17.00 WIB masih dilakukan perbaikan jalan yang amblas tersebut oleh pihak terkait supaya jalan kembali bisa di lewati oleh kendaraan besar. (Budi A. Permana)

  • Bagikan