Guna Memulihkan Ekonomi di Masa Pandemi, Pemkab Purwakarta Cetak Wirausahawan Baru

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika bersama Sekda setempat, H. Iyus Permana

Tak hanya pelatihan, pihaknya juga berupaya membuka peluang pasar buat para wirausaha itu. Salah satunya, mendorong produk UMKM mereka bisa masuk ke pasar ritel. Saat ini, sudah ada sekitar 28 produk asli Purwakarta yang masuk ke supermarket.

Sehingga, kedepannya hasil dari pelatihan wirausaha baru ini, bisa menambah database produk lokal Purwakarta yang meramaikan pasar supermarket. Apalagi, setiap kelompok dari 17 kelompok yang dilatih ini, dituntut untuk menghasilkan produk unggulan. “Insha Allah, kita bantu. Mulai dari pelatihan, modal usaha, peralatannya, pengemasan supaya menarik, sampai pangsa pasarnya,” ujar Anne.

Ia berpesan, selepas pelatihan ini jangan terputus di tengah jalan. Melainkan, kelompok-kelompok ini harus aktif mencari informasi, terkait dengan prospek usaha kedepannya. Termasuk, informasi dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purwakarta, Karliati Djuanda menambahkan, para peserta yang mendapatkan pelatihan itu adalah pelaku usaha industri kecil menengah (IKM). Mayoritas, merupakan calon wirausaha yang usianya produktif dan bergerak di bidang makanan. “Kemarin kita gembleng mereka selama 1,5 bulan. Termasuk kita dukung dengan sarananya,” ujar Karliati.

Ia juga menjelaskan, banyak macam pelatihan kemarin yang disediakan bagi masyarakat ini. Di antaranya, meliputi pelatihan menjahit, servis kendaraan roda dua, pelatihan membuat roti (bakery),  pelatihan membuat dodol aneka buah, pelatihan aneka kripik, pelatihan membuat abon ikan nila, pelatihan olahan jamur dan pelatihan kemasan.

Sedangkan, tujuan atau output dari pelatihan ini bukan hanya untuk meningkatkan skill para pelaku IKM yang ada supaya keterampilan dan wawasan mereka bertambah. Lebih dari itu, dari pelatihan ini kedepannya bisa mencetak kelompok wirausahawan baru. (001)